Efek Samping dari Pola Asuh yang Terlalu Protektif

Ketika anak-anak tumbuh, mereka berkembang dari ketergantungan total selama tahun-tahun pertama kehidupan mereka ke tingkat kemandirian yang lebih tinggi di masa remaja mereka, ketika mereka mulai merasakan kebutuhan untuk menciptakan identitas mereka sendiri.

Orang tua mungkin merasa terlalu protektif terhadap anak-anak mereka dan ingin mengendalikan setiap aspek kehidupan mereka, takut akan bahaya seperti narkoba, alkohol, kekerasan di sekolah, kehamilan remaja dan pedofil.

Orang tua perlu mengetahui perbedaan antara terlibat dalam kehidupan anak-anak mereka dan menjadi terlalu protektif.

Kurang Percaya Diri

Orang tua yang terlalu protektif mengirim pesan bahwa anak-anak mereka tidak dapat menangani tantangan hidup sendiri. Ini dapat menyebabkan kurangnya kepercayaan diri pada anak-anak ini.

Mereka mungkin merasa bahwa jika orang tua mereka tidak mempercayai mereka dengan kebebasan untuk membuat kesalahan dan mengatasi masalah mereka sendiri, maka mereka mungkin tidak memiliki kemampuan untuk berhasil dalam hidup tanpa bimbingan orang tua mereka yang berkelanjutan.

Ilusi Kontrol

Orangtua sendiri mungkin percaya bahwa mereka memiliki pegangan untuk dapat menjaga anak-anak mereka aman dan terlindungi dengan menjadi terlalu protektif.

Ini dapat mengarah pada ilusi kendali atas anak-anak mereka, yang mungkin memberontak ketika mereka tumbuh dewasa dan menghancurkan ilusi itu.

Parenting Protektif

Mengambil Resiko

Ketika anak-anak mencapai usia remaja, mereka sering menghabiskan lebih banyak waktu di luar jangkauan orang tua. Kebebasan ini dapat menyebabkan perilaku pengambilan risiko yang lebih besar untuk anak-anak dari orang tua yang terlalu protektif, saran TVOParents.com.

Remaja mungkin lebih mungkin untuk berpartisipasi dalam kegiatan seksual, minum atau penyalahgunaan narkoba. Remaja sering menguji batas-batas orang tua mereka yang terlalu protektif karena anak-anak ini kemungkinan tidak mengembangkan rasa tanggung jawab atas tindakan mereka. Orang tua yang terlalu protektif sering memikul tanggung jawab itu.

Thrivingfamily.com menyarankan untuk berbicara dengan anak remaja Anda tentang mengambil risiko, menjelaskan betapa dahsyatnya akibatnya untuk hal-hal seperti menggunakan narkoba atau alkohol.

Harga Diri

Pola asuh yang terlalu protektif dapat menyebabkan kurangnya pengembangan harga diri pada anak. Ini karena anak tidak diperbolehkan menghadapi tantangan tanpa intervensi orang tua.

Bagian dari pengembangan harga diri pada anak-anak berasal dari mengatasi tantangan sendiri, yang dapat ditolak mereka dengan mengasuh anak secara berlebihan.

Leave a Comment